SMPN 12 Palembang Uji Kemampuan Baca Al-Qur’an Calon Siswa Baru, yang Belum Lancar Akan Dibina

PALEMBANG — Globalmediatama.com, Kemampuan membaca Al-Qur’an menjadi salah satu materi yang diuji dalam proses penerimaan peserta didik baru di SMP Negeri 12 Palembang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan sekolah pada Selasa (2/6/2026) sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter dan penguatan pendidikan keagamaan bagi para calon siswa.

Guru Pendidikan Agama Islam SMPN 12 Palembang, Surbandi, menjelaskan bahwa tes membaca Al-Qur’an dilakukan untuk mengetahui kemampuan dasar calon peserta didik dalam membaca kitab suci. Namun demikian, pihak sekolah menegaskan bahwa tes tersebut bukan untuk membatasi hak siswa dalam memperoleh pendidikan.

“Tes membaca Al-Qur’an memang menjadi salah satu syarat dalam penerimaan siswa baru. Namun, bagi siswa yang belum lancar tidak perlu khawatir karena nantinya akan kami bimbing dan ajari hingga benar-benar mampu membaca dengan baik dan benar,” ujar Surbandi saat ditemui di sela-sela pelaksanaan tes.

Menurutnya, pelaksanaan tes ini bertujuan untuk memetakan kemampuan awal siswa sehingga sekolah dapat memberikan pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta didik. Dengan demikian, siswa yang masih mengalami kesulitan akan mendapatkan pendampingan secara bertahap selama menempuh pendidikan di sekolah.

Pihak sekolah menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen SMPN 12 Palembang dalam memperkuat pendidikan karakter, khususnya di bidang keagamaan. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, sekolah juga berupaya menanamkan nilai-nilai akhlak, disiplin, dan tanggung jawab kepada peserta didik sejak awal memasuki jenjang pendidikan menengah pertama.

Pelaksanaan tes berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari para calon siswa maupun orang tua yang hadir. Sekolah berharap melalui program pembinaan tersebut, seluruh siswa nantinya dapat membaca Al-Qur’an dengan baik serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

“Bukan untuk mencari siapa yang sudah pintar atau belum, melainkan untuk mengetahui kemampuan awal siswa agar dapat dibimbing hingga benar-benar lancar membaca Al-Qur’an,” tutup Surbandi.

(*/Jefri & Tim7)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *