BUMDes Majau Gerakkan Ekonomi Desa Lewat Program Katapang Budidaya Bawang Merah

Pandeglang — Globalmediatama.com, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Majau, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, kembali menunjukkan komitmennya dalam menggerakkan sektor pertanian desa. BUMDes Majau menjadi satu-satunya BUMDes di wilayah tersebut yang menjalankan Program Katapang Budidaya Bawang Merah, sebuah program pemberdayaan masyarakat desa berbasis pertanian produktif.

Program ini dilaksanakan di lahan sewa yang dimanfaatkan untuk menanam bawang merah sebagai upaya menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Langkah ini dinilai sebagai terobosan positif dalam mengoptimalkan potensi desa, khususnya di bidang pertanian.

Direktur BUMDes Majau, Farid Ma’ruf, mengatakan bahwa melalui program Katapang, pihaknya ingin menumbuhkan semangat kemandirian masyarakat agar lebih aktif memanfaatkan lahan pertanian yang ada.

“Kami ingin masyarakat menjadi bagian penting dari program ini. Harapan kami, budidaya bawang merah tidak hanya dilakukan di lahan sewa, tetapi juga bisa dikembangkan di setiap pekarangan rumah warga agar menjadi lahan produktif,” ujar Farid Ma’ruf.

Menurut Farid, lahan pertanian di Desa Majau memiliki potensi besar untuk dikembangkan, baik secara kelompok maupun individu. Dengan pendampingan dari BUMDes, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam bercocok tanam, mengelola hasil panen, dan mengembangkan usaha tani yang berkelanjutan.

Program Katapang Budidaya Bawang Merah ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Pandeglang. Dengan kolaborasi dan pemanfaatan sumber daya lokal, desa dapat mandiri secara ekonomi tanpa harus bergantung pada bantuan eksternal.

“Jika setiap warga mampu menjadikan pekarangannya lahan produktif, maka Desa Majau tidak hanya menjadi desa percontohan, tapi juga desa yang benar-benar berdaya,” tambah Farid.

Langkah inovatif BUMDes Majau ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat desa.

(*/TB)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *