PANDEGLANG – Globalmediatama.com, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Anak Indonesia Bersatu (GAIB-212) Kabupaten Pandeglang kurang lebih 300 orang menggelar aksi damai sebagai bentuk kepedulian terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pandeglang.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait penegakan Standar Operasional Prosedur (SOP), dugaan pelanggaran SOP yang dinilai merugikan masyarakat serta mencoreng citra program pemerintah, hingga persoalan ketidakpatuhan terhadap aturan pelaksanaan di lapangan. (20/5/2026.)
GAIB-212 juga menyoroti dugaan diskriminasi tenaga kerja, karena tenaga kerja lokal dinilai belum diberdayakan secara maksimal. Selain itu, massa aksi turut menyinggung dugaan markup anggaran, minimnya pelibatan UMKM lokal, serta pentingnya pemerataan keadilan sosial dalam pelaksanaan program MBG.
Aksi yang berlangsung tertib tersebut diwarnai dengan orasi dan penyampaian aspirasi agar program MBG benar-benar dijalankan sesuai aturan yang berlaku dan tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Massa menilai pengawasan terhadap program harus diperketat agar manfaatnya tepat sasaran serta tidak memicu kecemburuan sosial.
Asep selaku orator aksi dari DPC GAIB-212 Kabupaten Pandeglang menegaskan bahwa pihaknya mendukung program pemerintah yang berpihak kepada masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi anak-anak. Namun, menurutnya, pelaksanaan di lapangan harus tetap mengedepankan transparansi, profesionalitas, dan kepatuhan terhadap SOP.
“Kami mendukung program MBG karena ini menyangkut masa depan generasi bangsa. Tetapi pelaksanaannya jangan sampai mengabaikan SOP dan rasa keadilan sosial di masyarakat,” tegasnya dalam orasi.
Sementara itu, Akew dalam orasinya menyampaikan sejumlah tuntutan yang dibawa massa aksi.
“Tuntutan kami adalah keadilan dalam pekerjaan dengan mewajibkan pengelola memberdayakan tenaga kerja lokal, perbaikan kualitas menu, penanganan limbah yang baik, pemberdayaan UMKM lokal, serta transparansi anggaran,” ujarnya.
GAIB-212 juga meminta seluruh pihak yang terlibat dalam program MBG lebih terbuka dalam setiap proses pelaksanaan, mulai dari penunjukan pelaksana, distribusi program, hingga mekanisme pengawasan. Mereka berharap masyarakat lokal diberikan ruang untuk ikut terlibat sehingga manfaat ekonomi dari program tersebut dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat sekitar.
Dalam aksinya, massa turut mengimbau pemerintah daerah dan pihak terkait agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG di Kabupaten Pandeglang guna mencegah munculnya persoalan baru di kemudian hari.
Aksi damai tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berakhir dalam keadaan aman serta kondusif.
GAIB-212 menegaskan akan terus mengawal program-program pemerintah agar berjalan sesuai aturan, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.
(*/Ade)















