Di Usia ke-152, IPNU Pandeglang Soroti Pendidikan, Infrastruktur hingga Pelayanan Publik

Pandeglang-Globalmediatama.com, Dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Pandeglang ke-152, segenap keluarga besar Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pandeglang menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa terbaik bagi kemajuan daerah.

 

Namun demikian, momentum ini dinilai tidak boleh sekadar menjadi seremoni tahunan. Peringatan hari jadi seharusnya menjadi bahan evaluasi serius atas capaian maupun kegagalan pembangunan daerah.

“Faktanya, hingga saat ini masih banyak persoalan mendasar yang belum terselesaikan dan menjadi keluhan masyarakat terhadap Pemerintah Kabupaten Pandeglang,” ujar Uci, Rabu (1/4/2026).

 

Di sektor pendidikan, Uci menyoroti tingginya angka putus sekolah. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan data yang ada, angka putus sekolah di Kabupaten Pandeglang mencapai 42.415.
“Ini perlu menjadi perhatian khusus, karena pendidikan adalah hal utama dalam meneruskan perjuangan bangsa,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menilai kualitas sarana dan prasarana pendidikan masih terbatas, serta minimnya apresiasi terhadap tenaga pendidik.

“Guru sebagai ujung tombak pendidikan belum mendapatkan perhatian yang layak, baik dari sisi kesejahteraan maupun kejelasan dukungan terhadap kinerjanya,” tambahnya.

Pada sektor pondok pesantren, IPNU Pandeglang menilai masih banyak pesantren yang belum terdata secara menyeluruh. Mereka juga menyoroti kurangnya perhatian terhadap peran kyai dan guru ngaji.

 

“Pandeglang dikenal sebagai Kota Sejuta Santri Seribu Ulama. Namun, perhatian terhadap peran kyai dan ustadz masih belum optimal. Kami berharap pemerintah daerah dapat berkolaborasi dan membantu pendataan serta pembinaan pondok pesantren,” ujarnya.

Di sektor infrastruktur, keluhan masyarakat terkait jalan rusak di wilayah pelosok juga masih menjadi persoalan yang perlu segera ditangani secara serius dan terukur.

Sementara itu, di bidang kesehatan, IPNU mencatat masih banyak keluhan terkait pelayanan. Bahkan, kondisi ekonomi yang sulit turut berdampak pada meningkatnya stres di tengah masyarakat.

 

“PC IPNU Pandeglang memandang berbagai persoalan ini menunjukkan belum optimalnya tata kelola pemerintahan daerah, baik dari sisi perencanaan, penganggaran, hingga implementasi kebijakan,” pungkasnya.
Dalam momentum Hari Jadi ke-152 ini, IPNU Pandeglang mendesak Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk:

Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pembangunan daerah.
Meningkatkan kualitas dan akses pendidikan secara merata.
Memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan guru.
Memberikan dukungan terhadap pondok pesantren, ulama, kyai, dan ustadz.
Memprioritaskan penciptaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Pandeglang.
Memastikan pelayanan publik berjalan secara ramah dan optimal.

 

IPNU Pandeglang meyakini daerah ini memiliki potensi besar untuk berkembang. Namun, hal tersebut membutuhkan kolaborasi dan keterlibatan semua pihak.
Dirgahayu Kabupaten Pandeglang ke-152. Pandeglang Berkah, Pandeglang Petarung.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *