PANDEGLANG, Globalmediatama.com– Di antara hembusan angin Muharram yang membawa pesan hijrah dan keberkahan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pandeglang Sukaresmi Sidamukti 004 menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim pada Kamis (25/06/2026), bertepatan dengan Hari Asyura 10 Muharram 1448 Hijriah yang dikenal oleh masyarakat sebagai Hari Lebaran Yatim.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SPPG Pandeglang Sukaresmi Sidamukti 004, Kampung Sidamukti, Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten tersebut dihadiri sekitar 50 anak yatim dari Desa Sidamukti. Suasana haru dan kebahagiaan menyelimuti acara yang dipenuhi senyum tulus anak-anak serta doa-doa yang mengalir dari hati yang bersih.
Di bulan yang dimuliakan Allah SWT ini, santunan bukan sekadar pemberian materi, melainkan wujud kasih sayang dan kepedulian terhadap mereka yang telah kehilangan sosok ayah sebagai pelindung keluarga.
Tangan-tangan yang memberi dan tangan-tangan yang menerima seakan dipertemukan dalam ikatan cinta yang diridhai oleh Sang Pencipta.
Dalam sambutannya, Kepala SPPG Pandeglang Sukaresmi Sidamukti 004, Mudrikul Khoiri, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar untuk berbagi kebahagiaan dan menunaikan amanah rezeki yang telah Allah SWT titipkan.
“Kegiatan ini merupakan inisiatif SPPG untuk melaksanakan kegiatan berbagi kasih dengan para anak yatim, karena dari sebagian rezeki yang kita peroleh sesungguhnya ada hak yang harus kita berikan kepada mereka. Semoga dengan kegiatan Santunan Lebaran Yatim di tanggal 10 Muharram ini dapat membuat kita semakin dekat dengan para anak yatim sehingga dari rezeki yang kita peroleh bisa mendatangkan ridha dan keberkahan dari Allah SWT. Aamiin,” tuturnya.
Sementara itu, Oop Rofiq selaku perwakilan Mitra Yayasan Nizam Muttaqi mengaku bersyukur dan bahagia dapat terlibat dalam kegiatan penuh makna tersebut. Menurutnya, menyantuni anak yatim merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam, terlebih pada momentum Bulan Muharram yang sarat dengan nilai-nilai kepedulian dan kasih sayang.
“Saya merasa sangat bahagia karena telah melaksanakan kegiatan santunan pada kesempatan ini, terlebih lagi kepada anak-anak yatim yang di dalam ajaran Islam ketika kita mendapatkan rezeki lebih maka dianjurkan untuk disantuni. Saya berharap semoga di lain waktu kami dari mitra bersama Kepala SPPG dan jajaran dapat melaksanakan kegiatan seperti ini lagi,” pungkasnya.
Kegiatan santunan tersebut menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu diukur dari seberapa banyak harta yang dimiliki, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada sesama. Di Hari Asyura yang penuh kemuliaan ini, senyum anak-anak yatim menjadi saksi bahwa kasih sayang yang dibagikan dengan ikhlas akan kembali sebagai keberkahan yang berlipat ganda.
Semoga langkah kecil yang dilakukan hari ini menjadi amal saleh yang terus mengalir pahalanya, serta menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus menebarkan kebaikan. Sebab di balik doa-doa anak yatim yang tulus, tersimpan harapan dan keberkahan yang mampu mengetuk pintu langit. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin.
@ di















