AGAM — Globalmediatama.com
Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Perguruan MA Pusat Menes, H. Ida Parida, turun langsung ke lokasi bencana banjir dan longsor di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Korban Bencana. 21/21/2025
Terpantau di lokasi daerah Bencana Penyaluran bantuan tersebut dilakukan bersama MA Care, BPU (Banten Peduli Umat), dan Amanah Takaful dan ikut serta mengawal dan Tim Ambulance MAROLA KEMBAR Padang sebagai wujud kepedulian terhadap korban bencana alam. Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok serta perlengkapan darurat guna membantu meringankan beban warga di beberapa wilayah terjadi Bencana.
H. Ida Parida menyampaikan bahwa kehadiran langsung di lokasi bencana merupakan bentuk nyata solidaritas dan empati kepada sesama. Ia berharap meski gak seberapa bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memberikan semangat agar tetap kuat menghadapi musibah.
“Kami hadir langsung untuk memastikan bantuan ini sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Semoga dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir dan longsor,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum BPU (Banten Peduli Umat), Irhan Nugraha, menegaskan bahwa kegiatan kemanusiaan ini merupakan komitmen BPU dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah serta memperkuat sinergi antar-lembaga.
“BPU akan terus hadir dalam setiap aksi kemanusiaan sebagai bentuk tanggung jawab sosial. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan membantu proses pemulihan pascabencana,” kata Irhan Nugraha.
Di tempat yang sama, Direktur MA Care, Mulyadi, menyampaikan bahwa kehadiran tim di lokasi bencana merupakan bagian dari amanah kemanusiaan yang harus dijalankan dengan cepat dan tepat sasaran.
“MA Care bergerak atas dasar kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan. Kami berupaya memastikan bantuan disalurkan secara langsung, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak,” ujar Mulyadi.
Warga setempat menyambut baik dan mengapresiasi bantuan yang diberikan. Mereka berharap dukungan dari berbagai pihak terus berlanjut hingga kondisi wilayah kembali pulih sepenuhnya.
Kegiatan kemanusiaan ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga pendidikan dan organisasi sosial dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.
(*/Ade)















