Sumsel – Globalmediatama.com
Redaksi Globalmediatama.com bersama salah satu wartawannya, Jefri, yang juga merupakan anggota Tim 7, secara tegas membantah konten yang disebarkan akun TikTok “Sumsel Nyeleneh” serta situs www.sumselnyeleneh.com dengan judul “TANGKAP!! Oknum Wartawan Diduga Bekingi BBM Ilegal di Ogan Ilir”. Konten tersebut dinyatakan tidak benar, menyesatkan, dan tidak memiliki dasar fakta.
Selain menyebarkan informasi bohong, akun tersebut juga menggunakan foto pribadi keluarga Jefri tanpa izin, baik secara tertulis maupun lisan. Foto perayaan ulang tahun keluarga itu dipakai dalam konteks pemberitaan bermuatan fitnah, yang jelas melanggar hak privasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 serta Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Akibat penggunaan foto pribadi tersebut, keluarga Jefri mengalami tekanan psikologis. Istri dan anak-anaknya merasa malu, terganggu, dan tidak nyaman karena tuduhan yang menyebar luas di ruang publik tanpa dasar yang jelas.
Jefri menegaskan bahwa dirinya bukan “oknum wartawan” sebagaimana dituduhkan dan tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan aktivitas BBM ilegal. Ia juga menegaskan bahwa Tim 7 bukanlah kelompok yang terlibat praktik ilegal, melainkan komunitas yang fokus mengawal kebenaran serta mendorong penindakan terhadap perdagangan BBM ilegal.
“Tuduhan bahwa saya membekingi BBM ilegal di Ogan Ilir adalah fitnah. Pihak ‘Sumsel Nyeleneh’ tidak pernah menyebutkan lokasi gudang yang dituduhkan, tidak melakukan konfirmasi, dan tidak melakukan verifikasi kepada saya, Tim 7, maupun Redaksi Globalmediatama.com sebelum mempublikasikan konten tersebut,” tegas Jefri.
Atas kejadian ini, Tim 7 secara kolektif mengecam keras tindakan akun “Sumsel Nyeleneh” yang dinilai tidak hanya menyebarkan hoaks, tetapi juga mencederai etika jurnalistik dan melanggar hak privasi. Pemberitaan tersebut telah mencoreng nama baik Jefri, kredibilitas Globalmediatama.com, serta reputasi Tim 7 secara tidak adil.
Jefri juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melaporkan kasus ini secara resmi ke Mabes Reserse Kriminal (Reskrim) Polda Sumatera Selatan. Ia bersama Tim 7 menyatakan siap bekerja sama sepenuhnya dengan aparat penegak hukum, termasuk dalam penyelidikan lapangan dan membuka akses terhadap seluruh lokasi yang dimilikinya.
“Kami siap terlibat secara transparan untuk membongkar jaringan mafia BBM ilegal yang sebenarnya ada di Ogan Ilir, termasuk pihak-pihak yang diduga kebal hukum,” ujarnya.
Pihaknya mendesak “Sumsel Nyeleneh” untuk segera menghapus konten bermuatan fitnah serta foto keluarga yang digunakan tanpa izin, dan menantang pihak tersebut untuk menunjukkan bukti konkret apabila tuduhan yang disampaikan benar adanya.
Selain itu, Redaksi Globalmediatama.com mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Apabila terdapat informasi yang berkaitan dengan Jefri, Tim 7, maupun Globalmediatama.com, masyarakat diminta menghubungi redaksi secara langsung guna memperoleh klarifikasi yang akurat dan berimbang.
Rilis ini disampaikan sebagai sanggahan resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman lebih lanjut di tengah masyarakat.
(Jefri & Tim 7)















